jimmy adriano bonds

Senin, 27 Februari 2012

Ideologi Menurut Para Ahli



istilah ideology pertama kali dikemukakan oleh destut de Tracy tahun 1796 yang berarti suatu program yang diharapkan dapat membawa suatu perubahan institusional dalam masyarakat Perancis.

1. Ideologi secara fungsional : seperangkat gagasan tentang kebaikan bersama atau tentang masyarakat dan Negara yag dianggap paling baik.
2. Ideologi secara structural : suatu system pembenaran seperti gagasan dan formula politik atas setiap kebijakan dan tindakan yang diambil oleh penguasa.


Pengertian Ideologi secara harfiah

Ideology berasal dari bahasa Yunani dan merupakan gabungan dari dua kata yaitu edios yang artinya gagasan atau konsep dan logos yang berarti ilmu. Pengertian ideology secara umum adalah sekumpulan ide, gagasan, keyakinan dan kepercayaan yang menyeluruh dan sistematis. Dalam arti luas, ideology adalah pedoman normative yang dipakai oleh seluruh kelompok sebagai dasar cita-cita, nila dasar dan keyakinan yang dijunjung tinggi.

Ideologi adalah kumpulan ide atau gagasan. Kata ideologi sendiri diciptakan oleh Destutt de Tracy pada akhir abad ke-18 untuk mendefinisikan "sains tentang ide". Ideologi dapat dianggap sebagai visi yang komprehensif, sebagai cara memandang segala sesuatu (bandingkanWeltanschauung), secara umum (lihat Ideologi dalam kehidupan sehari hari) dan beberapa arah filosofis (lihat Ideologi politis), atau sekelompok ide yang diajukan oleh kelas yang dominan pada seluruh anggota masyarakat. Tujuan utama dibalik ideologi adalah untuk menawarkan perubahan melalui proses pemikiran normatif. Ideologi adalah sistem pemikiran abstrak (tidak hanya sekadar pembentukan ide) yang diterapkan pada masalah publik sehingga membuat konsep ini menjadi inti politik. Secara implisit setiap pemikiran politik mengikuti sebuah ideologi walaupun tidak diletakkan sebagai sistem berpikir yang eksplisit.(definisi ideologi Marxisme).


Gunawan Setiardjo :
Ideologi adalah
kumpulan ide ataugagasan atau aqidah'aqliyyah (akidah yang sampai melalui proses berpikir) yang melahirkan aturan-aturan dalam kehidupan. Destutt de Tracy: Ideologi adalah studi terhadap ide – ide/ pemikiran tertentu. 2 april 2004 Descartes: Ideologi adalah inti dari semua pemikiran manusia. 5 mei 2004 Machiavelli:
Ideologi adalah sistem perlindungan kekuasaan yang dimiliki oleh penguasa. 1 agustus 2006 Thomas H: Ideologi adalah suatu cara untuk melindungi kekuasaan pemerintah agar dapat bertahan dan mengatur rakyatnya. 23 oktober 2004 Francis Bacon: Ideologi adalah sintesa pemikiran mendasar dari suatu konsep hidup. 5 januari 2007 Karl Marx: Ideologi merupakan alat untuk mencapai kesetaraan dan kesejahteraan bersama dalam masyarakat. 1 mei 2005 Napoleon: Ideologi keseluruhan pemikiran politik dari rival–rivalnya. 22 desember 2003 Muhammad Ismail: Ideologi (Mabda’)adalah Al-Fikru al-asasi
al-ladzi hubna Qablahu
Fikrun Akhar,
pemikiran mendasar yang sama sekali tidak dibangun (disandarkan) di atas pemikiran
pemikiran yang lain.
Pemikiran mendasar ini merupakan akumulasi jawaban atas pertanyaan dari mana, untuk apa dan mau kemana alam, manusia dan kehidupan ini yangdihubungkan dengan asal muasal penciptaannya dan kehidupan setelahnya? 24 april 2007 Dr. Hafidh Shaleh: Ideologi adalah sebuah pemikiran yang mempunyai ide berupa konsepsi rasional (aqidah aqliyah), yang meliputi akidah dan solusi atas seluruh problem kehidupan manusia. Pemikiran tersebut harus mempunyai metode, yang meliputi metode untuk mengaktualisasikan ide dan solusi tersebut, metode mempertahankannya, serta metode menyebarkannya ke seluruh dunia. 12 november 2008 Taqiyuddin An- Nabhani: Mabda’ adalah suatu aqidah aqliyah yang melahirkan peraturan. Yang dimaksud aqidah adalah pemikiran yang menyeluruh tentang alam semesta, manusia, dan hidup, serta tentang apa yang ada sebelum dan setelah kehidupan, di samping hubungannya dengan Zat yang ada sebelum dan sesudah alam kehidupan di dunia ini. Atau Mabda’ adalah suatu ide dasar
yang menyeluruh
mengenai alam semesta, manusia, dan hidup. Mencakup dua bagian yaitu, fikrah dan thariqah. 17 juli 2005

Jadi Ideologi mempunyai arti pengetahuan tentang gagasangagasan, pengetahuan tentang ide-ide, science of ideas atau ajaran tentang pengertian-pengertian dasar. Dalam pengertian sehari-hari menurut Kaelan “ideaĆ¢€” disamakan artinya dengan citacita.

Dalam perkembangannya terdapat pengertian Ideologi yang dikemukakan oleh beberapa ahli. Istilah Ideologi pertama kali dikemukakan oleh Destutt de Tracy seorang Perancis pada tahun 1796. Menurut Tracy ideologi yaitu “science of idea”, suatu program yang diharapkan dapat membawa perubahan institusional dalam masyarakat Perancis.
Karl Marx mengartikan Ideologi sebagai pandangan hidup yang dikembangkan berdasarkan kepenti-ngan golongan atau kelas sosial tertentu dalam bidang politik atau sosial ekonomi. Gunawan Setiardjo mengemukakan bahwa ideologi adalah seperangkat ide asasi tentang manusia dan seluruh realitas yang dijadikan pedoman dan cita-cita hidup.
Ramlan Surbakti mengemukakan ada dua pengertian Ideologi yaitu Ideologi secara fungsional dan Ideologi secara struktural. Ideologi secara fungsional diartikan seperangkat gagasan tentang kebaikan bersama atau tentang masyarakat dan negara yang dianggap paling baik. Ideologi secara fungsional ini digolongkan menjadi dua tipe, yaitu Ideologi yang doktriner dan Ideologi yang pragmatis




Pengertian ideologi secara umum

dapat dikatakan sebagai kumpulan gagasan-gagasan, ide-ide, keyakinan-keyakinan, kepercayaan-kepercayaan yang menyeluruh dan sistematis yang menyangkut dan mengatur tingkah laku sekelompok manusia tertentu dalam berbagai bidang kehidupan. Hal ini menyangkut:
1.     Bidang politik (termasuk didalamnya bidang pertahanan dan keamanan)
2.     Bidang sosial
3.     Bidang kebudayaan
4.     Bidang keagamaan
Maka ideologi negara dalam arti cita-cita negara atau cita-cita yang menjadi basis bagi suatu teori atau sistem kenegaraan untuk seluruh rakyat dan bangsa yang bersnagkutan pada hakikatnya merupakan asas kerohanian yang antara lain memiliki ciri sebagai berikut:
1.     Mempunyai derajat yang tinggi sebagai nilai hidup kebangsaan dan kenegaraan
2.     Oleh karena itu mewujudkan suatu asas kerohanian, pandangan dunia, pedoman hidup, pegangan hidup yang dipelihara dikembangkan, diamalkan, dilestarikan kepada generasi berikutnya. Diperjuangkan dan dipertahankan dengan bersedia berkorban (Notonegoro, Pancasila Yuridis Kenegaraan. Tanpa Tahun. Hal.
Ideologi adalah gabungan dari dua kata majemuk idea dan logos, yang berasal dari bahasa Yunani eidos dan logos. Secara sederhana ideologi berarti suatu gagasan yang berdasrakan pemikiran yang sedalam-dalamnya dan merupakan filsafat.

Ideology dalam arti luas
 istilah ideologi dipergunakan untuk segala kelompok cita-cita, nilai-nilai dasar, dan keyakinan-keyakinan yang mau dijunjung tinggi sebagai pedoman normatif. Dalam artian ini ideologi disebut terbuka. Dalam arti sempit ideologi adalah gagasan atau teori yang menyeluruh tentang makna hidup dan nilai-nilai yang mau menentukan dengan mutlak bagaimana manusia harus hidup dan bertindak. Dalam artian ini disebut juga ideologi tertutup. Kata ideologi sering juga dijumpai untuk pengertian memutlakkan gagasan terttentu, tetapi menyembunyikan kepentingan kekuasaan tertentu yang bertentangan denagan teorinya. Dalam hal ini ideologi disosialisasikan kepada hal yang bersifat negatif.

Ideologi dalam arti luas dipergunakan untuk segala kelompok cita-cita, nilai-nilai dasar, dan keyakinan-keyakinan yang mau dijunjung tinggi sebagai pedoman normatif (Franz Magnis Suseno, 2003: 366). Ideologi juga merupakan gagasan dan nilai yang secara mutlak mau menentukan bagaimana manusia harus bertindak dan hidup. Kenyataanya ideology, dibedakan menjadi ideology tertutup dan ideology terbuka.




FUNGSI IDEOLOGI
Terdapat hubungan yang kompleks antara konsepsi ideologi yang seringkali digunakan bergantian dengan pandangan dunia maupun paradigma dalam pembahasan pengetahuan sosial maupun pengetahuan sehari-hari, padahal pada dasarnya ketiganya adalah sangat berbeda. Terjadinya silang sengkarut penggunaan konsepsi ideologi, pandangan dunia, dan paradigma lebih berdasar kepada fakta bahwa ideologi selalu muncul dari pandangan dunia atau juga dari paradigma sosial. Dalam konteks ini pengertian ideologi adalah argumen yang muncul dari pandangan dunia atau paradigma sosial yang digunakan sekelompok orang untuk menjustifikasi tindakan mereka (Kinloch).
Dengan kata lain, pandangan dunia maupun paradigma sosial dapat digunakan oleh kelompok tertentu menjadi ideologi untuk menjustifikasii berbagai tindakan sosialnya terutama tindakan politik. Adanya kecenderungan menggunakan paradigma sosial menjadi ideologi digambarkan oleh Stephen Cotgrove dengan ungkapan sebagai berikut: Paradigma bukan hanya merupakan keyakinanyang dimaksudkan untuk menuntun tindakan, tetapi juga melekat fungsi legitimasi atau justifikasi terhadap sebab akibat tindakan tersebut. Oleh karena itu dikatakan, paradigma berfungsi sebagai ideologi.
Alasan mengadopsi dan mempromosikan ideologi adalah untuk menjelaskan dan menjustifikasi serta melegitimasi tindakan maupun tujuan seseorang. Jika tindakan dan tujuan orang dapat dihubungkan dengan keberadaan pandangan hidup atau paradigma sosial dengan menegaskan ide-idenya sebagai sebuah ideologi, maka tindakan tersebut akan lebih mudah dipahami dalam sebuah masyarakat. Menyuarakan pesan ideologi dapat memicu sebuah gerakan sosial untuk perubahan sosial yang mendapatkan legitimasi dan justifikasinya dari masyarakat tersebut. Dapat dikatakan bahwa ide-idenya tersebut yang bersumber dari pandangan dunia atau paradigma sosial menjadi ideologis dan menjadi katalisator bagi perkembangan masyarakat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar